Diklat Pelayanan Prima Bagi Sopir SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang

Standar

Jabatan teknis sopir merupakan salah satu komponen yang vital dalam jalannya roda organisasi, terutama di organisasi pemerintahan. Pada jabatan inilah, salah satunya terletak jaminan kelancaran tugas dan mobilisasi pimpinan dalam pelaksanaan tugas-tugasnya. Sebagai personil yang sehari-hari selalu mendampingi dan bertanggung jawab terhadap mobilisasi pimpinan, sopir dituntut untuk memiliki kemampuan yang baik, apakah dalam hal pengetahuan teknis perawatan ringan kendaraan, pengetahuan tentang peraturan dan tata tertib lalu lintas, pengetahuan tentang tata protokoler maupun kecakapan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan atasan dan rekan kerja lainnya.  Dan kesemua itu hendaknya dilandasi dengan pola dan budaya kerja PNS yang baik, disiplin dan beretika.

Berangkat dari pemikiran tersebut Badan Kepegawaian Daerah Kota Padang Padang Panjang pada Tahun Anggaran 2012 ini menyelenggarakan Diklat Pelayanan Prima Bagi Sopir SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang. Diklat dimaksud dilaksanakan atas kerjasama Pemerintah Kota Padang Panjang dengan Pusdiklat Kemendagri Regional Bukittinggi. Dasar pelaksanaan Diklat Sopir ini, disamping  pemikiran diatas adalah, bahwa selama ini level Sopir hampir tidak pernah tersentuh oleh apa yang namanya Diklat. Mereka seolah-olah terabaikan dalam urusan peningkatan kualitas SDM ini.

Stigma yang melekat selama ini, syarat untuk jadi sopir itu tidaklah rumit-rumit amat. Piawai megang stir, sanggup Stand By selama jam kerja bahkan 24 jam, sanggup ngebut ketika dibutuhkan, misalnya ngantar pimpinan ke rapat penting atau ke Bandara, dianggap sudah memiliki kompetensi cukup untuk menjadi seorang sopir. Padahal persoalnya tidak sesederhana itu. Sopir tetaplah manusia biasa yang perlu di tingkatkan kemampuannya, perlu di recharge. Apalagi jika Sopir itu seorang PNS, mereka juga berhak diberikan Diklat Teknis dan Fungsional dalam rangka menunjang tugasnya sehari-hari. Jadi saya tidak habis pikir jika masih ada sejumlah aparatur lain yang mencibir dan berkomentar sinis ketika BKD Kota Padang Panjang mengadakan Diklat Pelayanan Prima Bagi Sopir ini.

“ Sopir aja di diklatkan, buang-buang duit. kayak nggak ada kerjaan aja BKD !”

“ Seumur-umur belum pernah saya dengar di Indonesia ada Diklat PNS untuk sopir”

Kira-kira begitu komentar sinis yang saya dengar diluaran

Apa jadinya jika seorang sorang sopir tidak paham aturan lalu lintas, tidak mengerti sedikitpun cara penanganan ringan kerusakan kendaraan, tidak mengerti aturan protokoler. Tentu pimpinan yang seharusnya terbantu akan malah kerepotan dengan keberadaan sopir seperti itu. Bisa saja si sopir tiap sebentar berurusan dengan Polantas karena melanggar peraturan lalulintas, atau si sopir malah kebingungan ketika mobilnya mogok ditengah jalan. Akan lebih parah lagi jika seorang sopir tidak berdisiplin, tidak mampu menempatkan diri secara pas dalam mendampingi pimpinan. Mempunyai komunikasi dan interaksi yang buruk dengan pimpinan. Apa jadinya jika seorang sopir secara sembrono membocorkan rahasia-rahasia pimpinan terkait tugasnya yang mungkin secara tak sengaja terdengar oleh sopir yang bersangkutan. Dalam konteks ini perlu adanya saling pengertian dan menghargai dari kedua belah pihak, Sopir juga manusia yang punya hati dan perasaan dan perlu diperlakuan secara baik juga. Jika Pimpinan tidak memperhatikan ini, atau cendrung meremehkan sopir, bisa sang saja sang sopir “membalas” dengan cara diatas.

Demi kelancaran tugas organisasi atau SKPD, Idealnya sopir pimpinan SKPD juga merangkap sebagai ajudan pimpinan tersebut. Tugas mereka bukan hanya mengantar jemput pimpinan tapi juga sebagai berlaku sebagai “communicator berjalan”  layaknya sebuah smartphone yang akan membantu mengingatkan pimpinan atas agenda tugasnya. Serta meringankan tugas pimpinan lainnya.

Diklat Pelayanan Prima Bagi Sopir SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2012 diselenggarakan pada Tanggal 11 s/d 15 Juni 2012 (50 JP) bertempat di Wisma Pangeran Padang Panjang dengan Jumlah peserta sebanyak 30 Orang sopir SKPD. Diklat di buka oleh Walikota Padang Panjang yang diwakili oleh Staf Ahli Bapak Drs.Edi Firdaus. Dalam sambutannya Walikota Padang Panjang menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas pengabdian Sopir di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang yang telah menunjang jalannya roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat kota Padang Panjang. Walikota juga menyebut profesi sopir ini sebagai profesi yang mulia.   Dalam kesempatan itu Bapak Walikota juga berpesan agar Peserta Diklat yang baru pertama kali diadakan di Padang panjag ini benar-benar memanfaatkan dan mengikuti Diklat ini dengan sungguh-sungguh dalam rangka pengembangan kualitas diri sebagai aparatur pemerintah. Jangan pernah merasa rendah diri dengan jabatan sopir ini, karena tidak ada jabatan Dilingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang yang tidak memberi kontribusi yang positif terhadap kesuksesan pemerintah dalam pelayanan masyarakat, tambah Walikota.

Suasana Pembukaan Diklat

Bpk. Drs Edi Firdaus membacakan Sambutan Walikota sekaligus membuka secara resmi Diklat Pelayanan Prima Bagi Sopir

Sementara itu Kepala BKD Kota Padang Panjang Mufrida, SH dalam laporannya di awal Diklat memaparkan tujuan pelaksanaan Diklat Sopir ini. tujuan yang hendak dicapai adalah Untuk meningkatan wawasan, pengetahuan, keterampilan, serta mendorong peserta menpunyai sikap dan perilaku yang lebih baik dalam menunjang pelaksanaan tugas Organisasi/Skpd. Sedangkan  sasaran  yang hendak dicapai adalah terwujudnya peningkatan kompetensi sopir SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang dalam memberikan pelayanan prima kepada pimpinan serta mampu menampilkan profil aparatur pemerintah yang baik kepada masyarakat.

Dalam laporannya, Ibu Mufrida, SH menambahkan, kompetensi peserta yang hendak dicapai dari diklat ini diantaranya adalah, mampu :

  1. Membentuk sikap dan perilaku (mental, fisik dan disiplin) yang lebih baik, guna  meningkatkan citra positif pelayanan dalam kapasitas sebagai sopir di SKPD
  2. Mengaktualisasikan nilai-nilai Spiritual Keislaman dalam penyelenggaraan tugas pokok sebagai sopir dan pelayan masyarakat
  3. Memahami pola pikir dan konsep diri Pegawai Negeri Sipil.
  4. Memahami Peraturan terkait lalu lintas termasuk aspek hukum, etika, hak dan kewajiban pengguna jalan.
  5. Memahami aturan Protokoler terkait dengan tugas peserta sebagai sopir.
  6. Mampu mengaktualisasikan Budaya kerja Efektif dan beretika termasuk dalam aspek hubungan dengan pimpinan dan rekan kerja.

Tenaga Pengajar  yang memberikan materi selama kegiatan Diklat Pelayanan Prima Bagi Sopir adalah :

  • Widyaiswara dari Pusdiklat Kemendagri Regional Bukittinggi
  • Tenaga Pengajar dari Satlantas Polresta Padang Panjang
  • Tenaga Pengajar dari Primkopol Kota Bukittinggi
  • Motivator dari Lembaga Pencerahan Suara Hati Padang

Materi yang disampaikan dalam Diklat ini berupa pendekatan partisipatif dan interaktif  melalui proses pembelajaran berdasarkan pengalaman (experiental learning) dengan menggunakan metode : ceramah, tanya jawab, diskusi, kerja kelompok, bedah kasus dan presentasi. Selain materi yang bersifat teknis pada diklat ini peserta juga akan diberikan materi rohani islam dan motivasi yang diharapkan mampu  menggugah peserta menjadi aparatur yang religius dan mempunyai motivasi kerja yang tinggi.

Kepala BKD menyampaikan Laporan Panitia Penyelenggara

Adapun materi yang disampaikan pada Diklat Pelayanan Prima Bagi Sopir SKPD tersebut adalah :

  1. Penjelasan Program dan Building Learning Commitment (3 JP)
  2. Pelayanan Prima dan Konsep Diri PNS (7 JP)
  3. Tata Tertib Lalu Lintas ( Peraturan, Pelanggaran, Sanksi dan Tata Protokoler) (10 JP)
  4. Etika PNS (Interaksi dan Etika Komunikasi dengan Pimpinan, Rahasia Jabatan) (5 JP)
  5. Budaya Kerja Pelayanan Prima (5 JP)
  6. Smart & Safety Driving serta Perawatan Ringan Kendaraan (10 JP)
  7. Aktualisasi Nilai Spritual Keislaman Dalam Pelaksanaan Tugas Sebagai Sopir SKPD (10 JP)

Secara umum pelaksanaan Diklat Pelayanan Prima Bagi Sopir SKPD berjalan lancar. Berdasarkan evaluasi panitia, peserta diklat dari kelompok Sopir ini merupakan salah satu yang terbaik dalam hal kedisiplinan mengikuti Diklat, dibandingkan peserta 6 Diklat lainnya yang telah dilaksanakan pada tahun 2012 ini. Kehadiran mereka tepat waktu untuk mengikuti materi diatas 95 % sedangkan tingkat partisipasi atau kehadiran dari hari pertama sampai hari terakhir terbilang sempurna alias 100 %.

Penyampaian Materi Aktualisasi Nilai Keislaman oleh Instruktur Lembaga Pencerahan Suara Hati

Ekspresi-ekspresi haru menerima materi yang menyentuh nurani

Kepada para pimpinan unit kerja, yang notabene adalah pemakai jasa sopir ini hendaknya perlu memberi perhatian kepada mereka. Dari unek-unek mereka yang terlontar selama Diklat, permintaan mereka tidak muluk-muluk, cukup hargai mereka sebagai individu dan perlakukan dengan sepantasnya. Tidak jarang mereka bekerja dengan oknum pimpinan yang terkadang melecehkan dan kurang menghargai keberadaan mereka sebagai salah satu komponen dalam organisasi.

Bahkan yang lebih parah ada sopir SKPD yang diperlakukan seperti sopir keluarga, yang tugasnya tidak terbatas pada jam kerja, terkadang mereka ditugasi untuk  antar jemput istri, anak, mertua dan untuk acara keluarga lainnya.  Kalaupun mereka dibutuhkan diluar jam dinas sudah sepantasnyalah pimpinan memperhatikan kesejahteraan mereka sebagai kompensasi atas waktu mereka untuk keluarga yang mungkin tersita.

Semoga upaya BKD untuk menyentuh seluruh level jabatan dilingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Diklat Teknis dan Fungsional dalam rangka Peningkatan Kualitas Aparatur kedepan akan berjalan lancar. Semoga sebagai sesama aparatur negara kita mempunyai persepsi yang sama atas keberadaan sopir ini, sebagai salah satu komponen penunjang roda pemerintahan. Untuk peserta Diklat Sopir semoga Diklat tersebut bermanfaat baik untuk pribadi maupun sebagai aparatur negara dan pelayanan masyarakat.  Diklat ini hanya langkah kecil untuk peningkatan wawasan, pengetahuan dan kualitas diri mereka untuk menjadi paratur yang baik, disiplin dan berkinerja baik.

Ditulis oleh : JANUARDI,SS, M.Si

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s